Rabu, 19 Februari 2014

OWN HEART

semakin sensitif semakin perasa 
dalam diam dalam heningnya hati

tinggal menghitung hari meninggalkan kota ini
yang banyak mengukir kisah dan kenangan


menangis dalam hati merintih dalam sunyi
malam yang mengantikan siang


angin yang membuat sang embun tiada
dan senja yang mengantikan malam


untaian tasbih terlantun
lewat zikir dan doa

hanya malam teman setiaku saat ini
dan siang penghibur hati nan sunyi

khan datang pabila waktu telah tiba.

sering ku berkunjung dimana tempat pertama kali
kita berdua. namun ta kujumpai dirimu

semua telah hilang kusadarai kini
aku harus pergi dan menhilang dari semua ini